Indikator pembelajaran merupakan tolok ukur
ketercapaian pembelajaran siswa. Indikator berguna untuk memberikan batasan
sejauh manakah siswa telah menguasai materi pembelajaran maupun belum.
Indikator pembelajaran dapat digunakan sebagai dasar perumusan proses pembelajaran
hingga evaluasi.
Indikator pembelajaran disusun oleh guru.
Penyusunannya tentu pelu disesuaikan oleh banyak hal. Faktor yang berpengaruh
terhadap penyusunan indikator pembelajaran yaitu:
1. Kompetensi dasar.
Indikator merupakan pengembangan dari kompetensi
dasar. Indikator pembelajaran tidak boleh keluar dari muatan kompetensi dasar.
2. Fasilitas pembelajaran.
Penyusunan indikator juga harus memperhatikan
media pembelajaran dan alat pembelajaran yang tersedia. Penyusunan indikator
pembelajaran yang tidak memerhatikan fasilitas pembelajaran tersebut tentu
sangat sulit untuk tercapai.
3. Kondisi lingkungan siswa.
Indikator pembelajaran juga bisa menjadi patokan
materi pembelajaran yang hendak disampaikan. Materi pembelajaran yang baik
tentu berhubungan dengan kondisi lingkungan siswa. Sehingga, indikator
pembelajaran juga perlu memerhatikan kondisi lingkungan siswa.
4. Tingkat kemampuan berfikir siswa.
Siswa memiliki tingkat kemampuan berfikir dari
yang paling mudah hingga yang paling susah. Tingkat kemampuan berfikir ini
tentu mempengaruhi perumusan indikator. Sehubungan dengan tingakt pemikiran
siswa ini pada ranah kognitif, indikator dapat disusun sebagai berikut.
a. Indikator tentang penguasaan istilah.
b. Indikator tentang penjelasan terhadap proses.
c. Indikator tentang pengelompokkan atau
klasifikasi.
d. Indikator tentang prediksi atau kemungkinan.
e. indikator tentang penilaian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar